Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas Fasli Jalal, di Jakarta, Jumat (
Guna menyukseskan beasiswa yang ditujukan untuk meningkatkan akses masyarakat miskin ke pendidikan tinggi, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Depdiknas sudah menandatangani nota kesepahaman tentang Program Beasiswa Bidik Misi bersama dengan para rektor, direktur, dan ketua perguruan tinggi negeri pekan ini. Beasiswa yang ditujukan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan berprestasi itu besarnya Rp 5 juta per semester per orang.
Dengan adanya beasiswa ini, tambah Fasli, persentase anak dari keluarga 20 persen termiskin bangsa Indonesia yang saat ini baru 3,3 persen masuk di pendidikan tinggi dapat dilipatgandakan. Selain itu, ketimpangan antara 20 persen terkaya dengan 20 persen termiskin yang saat ini mencapai 10 kali lipat juga dapat dikurangi.
Menteri Pendidikan Nasional M Nuh mengatakan, beasiswa bagi calon mahasiswa miskin tersebut merupakan salah satu program 100 hari kerja Depdiknas. Program ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi sebagai bentuk tanggung jawab sosial bagi masyarakat.
Adapun persyaratan untuk mendapatkan Bidik Misi 2010 adalah siswa SMA/SMK/MA/MAK/paket C yang dijadwalkan lulus pada tahun 2010 berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi, dan mempunyai prestasi akademik/kurikuler, kokurikuler ataupun ekstrakurikuler.
Setiap calon mahasiswa dapat memilih maksimal dua program studi, baik dalam satu perguruan tinggi maupun di dua perguruan tinggi yang berbeda. Beasiswa diberikan sejak mahasiswa dinyatakan diterima dan memulai kegiatan akademik di perguruan tinggi, sampai menyelesaikan semester 8 (untuk program diploma IV dan S-1) dan semester 6 (untuk program diploma III) dengan ketentuan penerima beasiswa berstatus mahasiswa aktif.
Beasiswa Rp 10 Juta untuk 20.000 Lulusan SLTA, M Nuh : Agar Rantai Kemiskinan Putus
Kamis, 3 Desember 2009 | 8:13 WIB | Posts by: jps | Kategori: Berita Terkini, Pendidikan |
Demikian diungkapkan Mendiknas Mohammad Nuh dalam Rapat Kerja dengan Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, di Jakarta, Rabu (2/12) siang.
“Pemberian beasiswa ini merupakan salah satu program 100 hari Depdiknas dari delapan programnya, yaitu memberikan beasiswa kepada siswa SMA/SMK/MA dan peserta Program Paket C berprestasi dan kurang mampu untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri,” katanya.
Mantan Rektor Institut 10 November (ITS)
“Melalui keikutsertaan mahasiswa dari masyarakat kurang mampu yang memasuki jenjang pendidikan tinggi, hasilnya akan bermuara pada peningkatan kemampuan kapasitas pengetahuan sekaligus kesempatan untuk memperoleh lapangan kerja yang lebih baik atau menciptakannya,” kata Mohammad Nuh.
Besarnya beasiswa yang akan diberikan, sebesar Rp 10 juta per tahun, bukan hanya untuk biaya sekolah tetapi juga biaya hidup selama penerima beasiswa menempuh pendidikan di perguruan tinggi. “Beasiswa ini bukan setahun dua-tahun tapi diberikan sampai mereka lulus kuliah,” tegasnya.
Nuh menjelaskan, di sebagian keluarga kurang mampu di masyarakat, selama ini berkembang pemikiran tidak perlu sekolah tinggi karena toh akhirnya sulit mencari pekerjaan. Cukup sekolah untuk bisa baca-tulis-hitung, kemudian membantu orangtua. “Melalui program beasiswa ini pemerintah harus bisa mengikis dan memerangi pemikiran-pemikiran seperti itu.
Sekaligus harus dapat membuktikan, bahwa sejatinya dengan sekolah tinggi, akan lebih besar untuk mendapatkan peluang pekerjaan. Selain itu dapat mengangkat derajat dan martabat keluarga,” katanya.
Nuh menjelaskan, lulusan perguruan tinggi memiliki peluang relatif lebih besar dalam memperoleh kesempatan kerja atau menciptakan lapangan kerja. Pada titik inilah, mereka diharapkan dapat mengurangi kemiskinan struktural.
Beasiswa bagi masyarakat kurang mampu ini bukan hanya di jenjang pendidikan tinggi, tapi juga di jengan pendidikan lain. Di jenjang Sekolah Dasar (SD) untuk 1,8 juta siswa dengan besar anggaran Rp 677,26 miliar; jenjang SMP untuk 751.193 siswa dengan anggaran Rp 413,16 miliar; beasiswa untuk SMA sebanyak 248.124 siswa (Rp 193,54 miliar); dan untuk SMK sebanyak 305.535 siswa (Rp 251,48 miliar). persda network/ewa
Beasiswa Depdiknas untuk Tahun Akademik 2010-2011
JUMLAH SISWA JUMLAH ANGGARAN
1,8 juta siswa SD Rp 677,26 miliar
751.193 siswa SMP Rp 413,16 miliar
248.124 siswa SMA Rp 193,54 miliar
305.535 siswa SMK Rp 251,48 miliar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar